Sabtu, 15 Desember 2018

Manusia dan Penderitaan

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

  • SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasman, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.

  • KEKALUTAN MENTAL 
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.

Gejala – gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
Tampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung. Tampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah. Sebab – sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna. Hal – hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur – angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan denga apa yang ada dalam masyarakat.
Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial, over acting sebagai over compensatie.

  • PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
etiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik secara berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidupnya. Allah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.

  • PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN

Dalam dunia modern sekarng ini kemungkinan terjasi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah di buktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterkan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Penciptaan bom atom, reactor nukir, pabrik senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia. Hal ini sudah terjadi seperti bom atom di Hirosyima dan Nagasaki, kebocoran reactor nuklir di Uni Soviet, kebocoran gas beracun di India, pengunaan peluru kendali dalam perang Irak dan yang baru – baru ini terjadi di Jepang tepatnya di Fukushima terjadi ledakan reactor nuklir yang menyebabkan radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan manusia,akibatnya masyarakat sekitar yang tinggal di daerah tersebut harus di ungsikan ke tempat yang lebih aman.
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran Koran, layar TV. Pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat menggugah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Nyatanya tidak sedikit bantuan dari para dermawan dan sukarelawan berupa material atau tenaga untuk meringankan penderitaan dan penyelamatan mereka dari musibah ini.
Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa – peristiwa penderitaab manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame manusia terutam bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnys komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penonton dapat menhayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Sebagai contoh bagaimana penderitaan anak bernama Arie Hangara yang mati akibat siksaan orang tuanya sendiri yang di filmkan dengan judul “Arie Hangara”.


  • PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia

Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.


  • PENGARUH PENDERITAAN

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutab dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia beruang menentang kekerasan, dan lain – lain.
Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengdakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.
OPINI :
Manusia memang tidak seterusnya selalu mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya. Terkadang kehidupan selalu diselingi dengan adanya penderitaan dan itu akan terjadi pada setiap makhluk hidup terutama manusia. Memang penderitaan itu akan berdampak buruk bagi kehidupan, namun sebagai manusia yaang dianugrahi akal pikiran. Sebaiknya harus siap-siap menghadapi hal tesebut. Karena kita tidak tahu akan terjadi kapan penderitaan yang akan dialami kita pada suatu saat nanti.
Sebagai peduli terhadap penderitaan orang lain, biasanya ada suatu pihak yang memanfaatkan hal itu sebagai bahan pembuat barita atau sebagai karya seni yang beguna untuk media informasi. Jadi, dengan cara itu akan membuat seseorang yang melihat media informasi akan merasa priharin terhadap penderitaan seseorang dan akan menciptakan saling sikap peduli satu sama lain.


Daftar Pustaka:
https://www.kompasiana.com/adhbi/552877116ea834a0478b45aa/manusia-dan-penderitaan

Manusia dan Motivasi Hidup

1.  Apa yang Menimbulkan Semangat Dalam Berusaha
Menumbuhkan semangat kerja keras saat Anda bekerja merupakan sebuah keharusan. Hal tersebut dikarenakan Anda akan memperoleh kinerja yang sangatlah baik dalam pekerjaan yang Anda jalani karena adanya semangat dalam berkerja keras tersebut. Bila Anda tidak mempunyai semangat ini, pekerjaan Anda akan banyak yang tertunda dan Anda akan selalu bermalas-malasan karena tidak adanya dorongan dari semangat berkerja tersebut.
Bila kondisi ini semakin berlanjut, akan membuat Anda mengalami kehilangan semangat hidup pula. Maka dari itu, bila Anda tidak bisa mengatasi msalah semangat dalam bekerja keras ini, Anda bisa mengikuti kursus kepribadian yang akan membantu Anda menumbuhkan semangat Anda dalam berkerja keras tersebut.
Empat Cara Menumbuhkan Semangat Kerja Keras
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan guna menumbuhkan semangat Anda yang bekerja keras ini. Namun setidaknya ada empat cara paling ampuh yang mampu menumbuhkan semangat bekerja keras ini. Berikut adalah ketiga cara tersebut:
Berfokus pada Tujuan
Dengan Anda memfokuskan diri pada tujuan Anda, Anda akan terdorong dengan sendirinya dan akan bersemangat dalam bekerja guna mencapai tujuan Anda tersebut. Berfokus pada tujuan ini juga akan membuat Anda ringan dan lebih mudah dalam menjalankan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggungan Anda.
Berkumpul Bersama Teman Pekerja Keras
Anda tidak boleh terlalu banyak bergaul dengan teman kerja yang selalu bermalas-malasan karena hanya akan membawa dampak buruk bagi Anda nantinya. Sebalaiknya, Anda harus banyak berkumpul dan bergauk dengan teman kerja yang merupakan pekerja keras sehingg Anda semakin terdorong dan termotivasi. Tidak menutup kemungkinan Anda juga akan terbantu dengan kehadiran mereka.
Mempermudah Pekerjaan
Cara mempermudah pekerjaan ini adalah Anda bisa membagi pekerjaan sesuai dengan kategorinya, sehingga Anda bisa mengerjakannya dengan cepat dan sekaligus.
Selalu berfikir dan Bersikap Positif
Dengan Anda selalu berfikiran dan bersikap positif dalam bekerja, akan menimbulkan semangat terdorong sendiri dalam menjalankan berbagai pekerjaan yang Anda jalani.

2.  Apa yang Menurunkan Antusiasme Seseorang dalam Berusaha
Bekerja setiap hari dengan intensitas tinggi bisa menurunkan semangat kerja. Alasannya sederhana, Anda kelelahan. Jika tak segera diatasi, bisa bisa mengganggu kinerja serta kurang fokus dan berakibat segala pekerjaan begitu sulit diselesaikan. Yuk, kenali dulu tanda tanda kelelahan yang perlu diwaspadai dan apa solusinya.
Rasa Malas
Malas adalah salah satu tanda tanda jika Anda sudah harus mengambil waktu untuk bersantai. Tidak menutup kemungkinan loh jika rasa malas ini bisa mengarah kepada depresi. Untuk itu, aturlah waktu dengan keluarga atau pasangan dan nikmati segala sesuatu yang bisa menjernihkan pikiran. Agen travel memiliki tujuan menarik yang bisa dipilih atau bisa juga sekedar seru seruan di sebuah cafe. Yang penting, Anda senang dan sedikit bebas dari rutinitas. Tapi ingat, malas disini bukan berarti sifat yang suka menunda nunda ya.
Susah Konsentrasi
Begitu lamanya Anda menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya sangat mudah untuk dikerjakan hanya gara gara sulit untuk konsentrasi. Kondisi ini bisa terjadi karena tubuh dalam keadaan sangat lelah atau pun stres. Alhasil, pikiran negatif pun lebih menguasai yang membuat sulit mengambil kesimpulan. Tindakan apa yang diambil? Bersyukur.
Ya, metode ini cukup efektif untuk membangkitkan semangat kerja karena tidak sedikit orang yang merindukan pekerjaan yang sedang Anda lakoni. Atau, banyak juga yang mengalami kondisi sama namun tetap bertahan guna mencapai tujuan.
Stamina Menurun
Tubuh mudah lelah dan mengantuk. Kalau kondisi ini terjadi, sebaiknya segera perbaiki menu makanan dengan yang bergizi. Hindari makanan yang mengandung minyak atau lemak karena bisa membuat tubuh kurang bergairah.  Sebaiknya, pilih makanan yang menyehatkan seperti buah dan sayuran, serta tak lupa minum air putih. Satu lagi, jangan abaikan olahraga ya. Kalau yang satu ini sepertinya wajib dilakukan biar tak mudah capek dan fit terus.
Bosan dengan Rutinitas
Jangan marah atau bingung jika hal ini dialami karena banyak orang merasakan hal yang sama.  Kejenuhan karena mengerjakan tugas setiap hari bisa menimbulkan kebosanan dan pastinya, menurunkan semangat kerja. Cara mengatasinya mudah yaitu dengan mencari hal dengan tantangan baru.
Atau, bisa juga bergabung dengan jaringan yang memiliki profesi sama untuk menambah ilmu. Dengan komunikasi sesama anggota, hal yang unik bahkan tak pernah Anda dengar akan membuat hidup jadi lebih berwarna. Dan tentu saja, memberi hal positif bagi kinerja.

3.  Mengapa sebagian orang merasakan vitalitas untuk mencapai tujuan dan sebagian lainnya tidak
Menurut saya mengapa sebagian orang merasakan atau menginginkan vitalitas untuk mencapai tujuan itu dikarenakan mereka mempunyai tujuan hidup atau semangat untuk tujuan hidup masa depan mereka, rata rata dari mereka mempunyai pola pikir yang berorientasi yang menuju masa depan dan untuk mencapai tujuan mereka juga tentunya, nah karena itulah mereka jadi termotivasi oleh tujuannya dan mempunyai semangat bahkan mencintai untuk mencapai tujuan mereka, dan juga mereka orang orang yang mau bersyukur dengan kehidupannya yang ada sehingga mereka terus berusaha untuk mencapai tujuannya. Dan sebagian orang yang tidak merasakan vitalitas untuk mencapai tujuan mungkin ya mereka bisa terbilang tidak mempunyai tujuan mereka tidak merencanakan atau mulai untuk build-up / membangun untuk mencapai tujuan mereka, kebanyakan dari mereka juga banyak yang tidak mensyukuri hidup yang sudah diberikan oleh Tuhan YME karena berkat ialah juga kita masi hidup sampai saat ini.


Daftar Pustaka
https://suciapriliaputri.wordpress.com/2018/06/29/berusaha-untuk-mencapai-suatu-tujuan/
https://dinishanti.com/penyebab-semangat-kerja-menurun/